Tangkasi khas Sulawesi Utar

Tangkasi khas Sulawesi Utar

Tangkasi khas Sulawesi Utar – primata kecil yang satu ini memiliki mata besar dengan telinga menghadap ke depan dan memiliki bentuk yang lebar. tubuhnya yang berwarna coklat kemerahan dengan warna kulit kelabu. Nama Tarsius sendiri ini diambil karena fisik tubuh mereka yang istimewa, yaitu tulang tarsal yang memanjang, yang membentuk pergelangan kaki mereka sehingga mereka dapat melompat sejauh 3 meter (hampir 10 kaki) dari satu pohon ke pohon lainnya. Tarsius juga memiliki ekor panjang yang tidak berbulu, kecuali pada bagian ujungnya. Setiap tangan dan kaki hewan ini memiliki lima jari…

Read More

Ikan Bulalao khas Gorontalo

Ikan Bulalao khas Gorontalo

Ikan Bulalao khas Gorontalo – spesies ikan berhabitat di air laut. Ikan bulalao merupakan sejenis ikan yang biasa dikonsumsi masyarakat disana. Bentuk tubuhnya seperti ikan bandeng, ramping panjang denga dua sirip dorsal disekitar abdomen dan ekor serta sirip ventral dan sirip anal dengan ukuran siripyang sama dengan sirip atas (dorsal). Habitat ikan ini hidup disekitar dekat pantai atau air payau. Panjang tubuh ikan ini sekitar kurang lebih 15 cm. makanan ikan ini adalah ganggang, plankton dan partikel anorganik yang mengendap di dasar laut. Daerah penyebarannya belum diketahui secara pasti kemungkinan…

Read More

Maleo Senkawor khas Sulawesi Tengah

Maleo Senkawor khas Sulawesi Tengah

Maleo Senkawor khas Sulawesi Tengah – Status keterancam Macrocephalon maleo adalah burung endemik yang hanya dapat ditemukan di Sulawesi, dan IUCN (International Union for Conservation Nature) yang merupakan badan konservasi internasional, memasukkan maleo dalam daftar merah berlabel Genting. Burung maleo mempunyai kisah hidup yang sangat unik. Burung maleo dewasa berpasangan sehidup semati dan utamanya hidup di dalam hutan asli Sulawesi. Namun, waktu si betina sudah siap untuk bertelur, pasangan maleo itu berjalan kaki berkilo-kilometer ke tempat bertelur komunal, yang biasanya terletak di pesisir pantai, atau di dekat mata air panas…

Read More

Anoa khas Sulawesi Tenggara

Anoa khas Sulawesi Tenggara

Anoa khas Sulawesi Tenggara – binatang langka ini umumnya dapat dijumpai di habitat hutan-hutan primer, satwa langka ini senang tinggal dalam hutan yang jarang dijamah oleh manusia. Anoa digolongkan menjadi dua spesies yang berbeda, yaitu anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) dan anoa pegunungan (Bubalus quarlessi). Berat tubuh anoa dataran rendah dan pegunungan masing-masing, 300 Kg dan 150 Kg. Anoa dataran rendah memiliki tinggi pundak antara 80–100 cm, sedangkan anoa dataran tinggi antara 60-75 cm. Kesimpulannya, anoa dataran rendah relatif lebih besar dibandingkan dengan anoa yang ditemukan di dataran tinggi. Secara…

Read More

Mandar Dengkur khas Sulawesi Barat

Mandar Dengkur khas Sulawesi Barat

Mandar Dengkur khas Sulawesi Barat – Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal dengan nama Snoring Rail dan burung yang memiliki nama latin Aramidopsis plateni .Burung Mandar Dengkur memiliki tinggi sekitar 29 cm, dengan penampilan seperti yang terlihat pada gambar ilustrasi di awal postingan ini. Yang unik adalah, suara yang dikeluarkan oleh burung ini terdengar mirip dengan suara babi liar. Burung Mandar Dengkur adalah jenis burung omnivora. Namun mereka lebih sering memakan tumbuh-tumbuhan. Mandar dengkur terbatas di Sulawesi dan Buton, dan memiliki perkiraan populasi 3.500-15.000 ekor. Jumlahnya diperkirakan akan menurun, dan…

Read More