Kasuari Kerdil

Kasuari Kerdil

Kasuari kerdil (Dwarf Cassowary) adalah Binatang asli Papua. Nama latinnya adalah Casuarius bennetti, dan termasuk familia Casuariidae.

Mengapa dinamakan kasuari kerdil? Karena di antara tiga spesies kasuari lainnya yang ada di dunia, inilah spesies yang berukuran paling kecil, dengan tinggi hanya 1 meter.

Bandingkan dengan kasuari gelambir ganda / southern cassowary (Casuarius casuarius), atau kasuari gelambir tunggal / northern cassowary (Casuarius unappendiculatus), yang tinggi tubuhnya mencapai 1,5 – 1,8 meter.

Perbedaan lainnnya, kasuari kerdil memiliki gelambir yang menggantung. Ini berbeda dari dua jenis kasuari yang sudah disebutkan di atas.

Sebagian besar tubuhnya berwarna hitam, kecuali kulit leher yang berwarna biru cerah dan tengkuk bagian bawah bergaris merah. Tanduknya membentuk segitiga, dengan bagian belakang yang pipih.

Selain lebih pendek, bobot badannya juga lebih ringan, sekitar 17,6 – 26 kg. Uniknya, kasuari kerdil betina justru lebih berat daripada yang jantan.

Meski secara tradisional dapat dikenali, tetapi bukti ilmiah mengenai persebaran subspesies tersebut masih kurang. Burung kasuari kerdil dapat dijumpai di seluruh pegunungan Papua, dataran rendah Tenggara, Huon bagian timur dan utara, Pulau Yapen. Selain itu, dijumpai pula di New Brittain, Seram, dan Yapen.

Spesies kasuari kerdil terdiri atas 7 subspesies / ras, yaitu : Casuarius bennetti papuanus; Casuarius bennetti goodfellowi; Casuarius bennetti claudii; Casuarius bennetti shawmayeri; Casuarius bennetti hecki; Casuarius bennetti bennetti; dan Casuarius bennetti picticollis.

Baca Juga :

Burung kasuari kerdil bisa hidup mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 3.600 meter dari permukaan laut (dpl). Mereka menghuni hutan perbukitan dan hutan pegununan sampai batas vegetasi, juga hutan pamah di Papua timurlaut dimana jenis lain tidak ada.

Mereka sering menyeberangi lereng-lereng terjal dan hutan lebat untuk mencari buah-buahan yang jatuh di lantai hutan. Burung ini mampu menelan buah besar secara langsung, tanpa merusak biji-bijian di dalamnya, kemudian dikeluarkan kembali bersama kotoran. Inilah yang membuatnya salah satu pelaku penyebar benih tanaman yang sangat penting.

Kasuari kerdil juga memakan tanah untuk menetralkan buah-buahan beracun atau pahit yang telah dimakan.

Sifatnya pemalu, hidup soliter (sendiri) dan dapat berlari dengan kecepatan mencapai 48 km / jam di hutan lebat. Selain itu, kasuari kerdil juga memiliki kemampuan melompat, berenang, bahkan dapat menendang ke depan dengan tenaga yang kuat.

dalam Red List IUCN, burung kasuari kerdil kini dalam status terancam punah (NT). Jika melihat peran pentingnya dalam penyebaran bibit tanaman, tentu sangat disayangkan apabila masih ada orang yang nekat menangkapnya untuk diperjualbelikan.

Anda pun tak perlu memeliharanya di rumah, karena melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 / Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Related posts