Pembahasan Mengenai Fakta Dari Orang Utan

Pembahasan Mengenai Fakta Dari Orang Utan

Daftarfaunaindonesia.web.id – Saat ini populasi orang utan kian terancam, ini karena orang utan diburu oleh oknum tak bertangggung jawab hingga menjadi korban penembakan oleh masyarakat. Padahal peran orang utan sangat penting bagi alam, terutama bagi pemeliharaan hutan. Contoh peran orang utan adalah mereka dapat membantu menyebarkan biji tanaman hingga bisa menjadi pohon-pohon baru di hutan. Lantas, apa saja sih fakta mengenai orang utan? Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa fakta mengenai orang utan yang harus kamu tahu :

1. Orang utan hanya tinggal di 2 wilayah di Indonesia
Saat ini orang utan hanya dapat ditemui di Indonesia, yakni di dua wilayah yaitu Pulau Sumatra dan Kalimantan. Melansir discoverwildlife.com, orang utan merupakan spesies peninggalan. Sekitar 12 ribu tahun yang lalu, orang utan ternyata tidak hanya ditemukan di dua wilayah tersebut, namun juga meliputi wilayah Cina Selatan, Indocina dan juga Jawa.

Namun karena populasinya mulai langka, jumlah orang utan pun kian berkurang sehingga kini hanya bisa ditemui di dua Sumatra dan Kalimantan saja.

2. Orang utan memiliki usia yang panjang
Masa hidup orang utan terbilang cukup panjang seperti usia manusia pada umumnya. Di penangkaran orang utan dapat hidup selama 50-60 tahun lamanya. Namun di alam liar mereka bisa bertahan hidup sekitar 30-40 tahun saja.

3. Induk orang utan menyusui bayinya hingga usia 6-7 tahun
Induk orang utan memiliki hubungan yang kuat dengan bayi yang mereka lahirkan. Ini karena induk orang utan terbilang lama dalam proses menyusui anaknya sejak lahir hingga usia bayi orang utan mencapai 6-7 tahun.

Maka dari itu, induk orang utan akan selalu menjadi teman setia bayinya selama proses menyusui. Bahkan induk orang utan akan tidur bersama anak-anak mereka setiap malam hari.

Baca Juga : Beragam Fakta Unik Mengenai Badak

4. Pemakan buah dan daun-daunan
Dalam kehidupan sehari-hari orang utan, satwa ini kerap mengonsumsi buah-buahan dan juga dedaunan. Namun demikian orang utan juga terkadang memakan kulit kayu, serangga dan sesekali telur burung.

Tak hanya itu, orang utan kerap menghabiskan waktu di atas pohon setiap harinya. Mereka sangat mudah berpindah dari cabang pohon yang satu ke cabang yang lainnya dengan mengandalkan lengan panjang yang mereka miliki.

5. Jumlah orang utan semakin berkurang dan terancam punah
Lebih dari 100 ribu orang utan telah terbunuh di Kalimantan sejak 1999. Ini berdasarkan penelitian yang tertuang dalam jurnal “Current Biology” yang rilis tahun 2018 lalu. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa ada beberapa penyebab utama yang membuat hewan langka tersebut terbunuh, di antaranya karena penebangan hutan, penggunaan lahan untuk kelapa sawit, pertambangan dan juga pabrik kertas.

Related posts