Anoa khas Sulawesi Tenggara

Anoa khas Sulawesi Tenggara

Anoa khas Sulawesi Tenggara – binatang langka ini umumnya dapat dijumpai di habitat hutan-hutan primer, satwa langka ini senang tinggal dalam hutan yang jarang dijamah oleh manusia. Anoa digolongkan menjadi dua spesies yang berbeda, yaitu anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) dan anoa pegunungan (Bubalus quarlessi). Berat tubuh anoa dataran rendah dan pegunungan masing-masing, 300 Kg dan 150 Kg. Anoa dataran rendah memiliki tinggi pundak antara 80–100 cm, sedangkan anoa dataran tinggi antara 60-75 cm. Kesimpulannya, anoa dataran rendah relatif lebih besar dibandingkan dengan anoa yang ditemukan di dataran tinggi. Secara…

Read More

Anoa

Anoa

Anoa merupakan satwa yang mirip dengan sapi atau kerbau (ruminansia liar) yang berukuran lebih kecil (cebol). Pada tahun 1969, ahli satwa Grooves menganggap bahwa anoa berkerabat dekat dengan genus banteng. Satwa liar endemik Sulawesi ini telah dilindungi sejak zaman pemerintah kolonial Belanda. Menurut Balai Penelitian Kehutanan Manado (2013), anoa dilindungi oleh undang-undang yaitu berdasarkan Ordonansi Perlindungan Binatang-binatang Liar sejak tahun 1931 (Dierenbeschermings Ordonnantie 1931 Staatsblad 1931 Nummer 134). Di dalam undang-undang tersebut anoa dinyatakan sebagai satwa langka dan wajib dilindungi karena sebarannya sangat terbatas yaitu hanya di daratan Sulawesi dan…

Read More